Tampilkan postingan dengan label day1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label day1. Tampilkan semua postingan

Budidaya Tanaman Bayam Merah skala perumahan dapat mengusir kegabutan



Budidaya Tanaman Bayam Merah skala perumahan dapat mengusir kegabutan


Nama              : Robin
NIM                : 1177060069
Jurusana        : Agroteknologi-6C
Mata Kuliah  : Budidaya Tanaman Hortikulura
Email              : cobingeh@gmail.com


Apa kabar sob..? Gimana nih liburannya mengasikkan? Atau sampai saat ini ada yang mulai gabut nih gatau harus ngapain lagi, dengan kebiasaan kita tiduran sambil main handphone kemudian liat sosmed. Yakin gabakalan bosen tuh tiap hari kayak gitu? Hehe

Baik sob, sebelumnya dengan keadaan ini mengharuskan kita untuk sosial distancing itu merupakan hal yang harus kita patuhi dari kebijakan pemerintah kita sendiri sob, agar pandemi ini bisa cepat terselesaikan dan cepat berlalu. Dan tidak lupa kita juga tetap selalu mendoakan agar negeri kita kembali tersenyum lagi, bisa beraktivitas seperti biasanya dan bisa melakukan hal yang bermanfaat bagi saudara-saudara kita lagi. Aamiin

Kembali ke laptop.. eh maksudnya kembali topik.

Sobat-sobatku yang saat ini sama-sama merasakan kegabutan di rumah, kini saya akan berbagi cerita aktivitas saya selama di rumah aja, semoga dapat membantu memancing ide-ide keren dari sobat-sobat semua yang dapat menghilangkan kegabutannya. Baik pastinya sobat-sobat semua sudah pada tahu apa yang mau saya sampaikan.. Aright disini saya mencoba berbagi mengenai budidaya tanaman bayam merah.. sudah tahu kan bayam merah itu seperti apa hhe. Kalo ada yang masih belum tahu Ndak apa-apa saya kasih tau deh sekalian apa saja manfaat yang ada di tanaman bayam itu.

Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan tanaman sayuran yang termasuk dalam famili Amarantaceae. Di Indonesia bayam merah merupakan bahan sayuran daun yang bergizi tinggi dan digemari oleh semua lapisan masyarakat. Selain itu bayam merah banyak mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan zat besi yang sangat berguna untuk pertumbuhan. Akar bayam merah juga dapat digunakan seebagai bahan obat tradisional, sedangkan pada daunnya dapat digunakan sebagai pewarna makanan alami sehingga dapat mengurangi penggunaan pewana sintetik (Rukmana, 2008).
Adapaun Klasifikasi tanaman bayam merah ialah termasuk kedalam :
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               : Magnoliophyta
Kelas               : Magnoliopsida                               
Sub Kelas        : Hamamelidae                      
Ordo                : Caryphyllales
Famili              : Amaranthaceae
Genus              : Amaranthus
Spesies            : Amaranthus tricolor L. (Saparinto, 2013).

Sangat luar bisa kan sob bayam merah itu, apalagi dengan kondisi sekarang ini mengharuskan mengonsumsi makanan yang sehat agar kondisi tubuh kita tetap meningat imun kita tetap baik. Ohya sob, ingat bukan imun saja yah iman pun harus kita jaga hhe.
Di sini saya mencoba melaporkan progres dari budidaya tanaman bayam sekaligus apa saja aktifitas pertama dari penanaman bayam tersebut. Jadi Minggu ini saya melakukan aktivitas 2 hal kegiatan yaitu Persiapan bahan dan persiapan media tanam.
  • Persiapan bahan dan alat
Merupakan hal yang perlu disiapkan sebelum pengolahan tanah dan apapun. Bahan yang disiapkan diantaranya ialah membeli benih bayam dan polybag, di sini saya membelinya pada toko pertanian yang ada di sekitar daerah saya. Kemudian mengambil sekam padi untuk bahan penanaman yang fungsinya memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan porositas.


(Gambar.1 Benih Bayam)
(Gambar.2 Polybag)

  •     Persiapan Media Tanam
Persiapan Media Tanaman merupakan langkah awal dalam memulai budidaya. Dengan cara pembersihan lahan dari gulma dengan mencabut ataupun menebas rerumputan dari areal lahan yang akan digunakan yang kemudian dengan menggemburkan tanah terlebih dahulu sebelum dimasukan ke polybag. Mohon maaf disini saya pake sistem polybag bukan pada lahan bedengan dalam menanam tanaman bayam.
                  
(Gambar.3 Pengambilan Sekam Padi)
(Gambar.4 Persiapan Media Tanam)
Seperti itu kegiatan saya dalam Minggu ini.. tunggu untuk proses selanjutnya dalam budidaya tanaman bayam di pekan selanjutnya. Jazakallah Khair

SELF QUARANTINE MAHASISWA PERTANIAN ALA-ALA

SELF QUARANTINE MAHASISWA PERTANIAN ALA-ALA

Hallo gaiss !!! Gimana nih selama ‘self quarantine’ dan #dirumahaja? hehe. Lebih produktif kah? Yap harus dong, jangan kalah sama kamu yang biasanya produktif berkeliaran diluar. Kamu juga bisa banget nih buat ngisi waktu luang kalian di rumah dengan banyak hal yang bisa ningkatin produktivitas dan kemampuan kamu. Iya kamu. Kamu mahasiswa pertanian kan ? emm bisa banget nih kita pake dan aplikasiin ilmu yang udah kita pelajari selama berrrrtahun lamanya ketika di kampus di waktu sekarang lagi self quarantine. Caranya gimanaaa ? Yak salah satu caranya dengan #berkebundirumah yuhuu. Jadiiiii sekarang...............

“Mari Kita Berkebun di Rumah”

Tau gak sih temen- temen, banyak banget manfaat yang bisa kita dapet ketika kita menanam di rumah. Apa aja coba ? diantaranya :

1. Memenuhi kebutuhan makanan, 

2. Meningkatkan perekonomian,
3. Menyalurkan hobi,
4. Memberi keteduhan,
5. Mengurangi pengeluaran,
6. Menghemat biaya kesehatan,
7. Menikmati keindahan, dll.
Waw banyak banget gak sih, kalo aku sendiri nih yah adem banget deh kalo nanem di rumah, tiap hari bisa liat perkembangan taneman kita dan itutuh ada kebahagiaan tersendiri pastinya. Di masa self quarantine sekarang aku nyoba nanem salah satu tanaman hortikultur, spesifik nya tanaman kangkung. Kenapa kangkung ? Karena keluargaku pada suka kangkung eheheh, kan enak tuh ntar hasil panennya bisa dimasak sendiri, istilahnya ‘dari kita untuk kita’ *apaan sih wkwk. Bener loh tapi. Temen- temen mau tau gak nih cara budidaya kangkung rumahan ala uli ? wkwk mau dong yaa. Baik aku bagi disini ya :), caranya adalah dengan :

1. Persiapan media semai dan media tanam
Hal pertama yang dilakukan yaitu persiapan media semai dan media tanam. Nah, bahan yang aku gunain buat medianya adalah tanah dan pupuk kambing dengan perbandingan 2 : 1. Sebenarnya akan lebih bagus jika ditambah dengan arang sekam dengan perbandingan 1, namun karena keadaan masih self quarantine begini, jadi bahannya aku gunakan yang ada dan mudah di cari di dekat rumah. Tapi for our information nih ya temen- temn, pupuk kambing ini bagus untuk kesuburan tanah karena kandungan hara-nya yang lengkap mulai dari hara makro hingga hara mikro. 

Gambar 1. Media Tanam Tahan dan Pupuk Kambing (2:1)


Kedua komponen tersebut dicampur hingga rata, kemudian dimasukan ke dalam polybag sebagai media tanam dan baki persemaian untuk penyemaian.
2. Penyemaian
Dalam budidaya tanaman hortikultur ini baiknya dilakukan penyemaian terlebih dahulu nih temen- temen, supaya ketika dipindahtanamkan, tanaman sudah kuat dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar, juga kita bisa mengetahui benih yang tumbuh lebih baik diantara benih lain dalam penyemaian ini. Penyemaian yang aku lakukan yaitu menggunakan metode alur (ini merupakan salah satu metode yang aku lakukan saat masa PKL hehehe). Caranya yaitu dengan mengisi baki dengan media semai, siram hingga media semai lembab, buat alur vertikal sebanyak dua baris, taburkan benih kangkung dan selada diatas alur yang telah dibuat, tutup kembali menggunakan tanah, kemudian simpan hasil semai alur di meja persemaian dan tutup menggunakan penutup. 

Gambar 2. Semai alur kangkung dan selada

Setelah proses semai alur selesai, tanaman kangkung bisa dipindah tanamkan ke dalam polybag setelah usianya 14- 21 hari setelah persemaian.
Ya, aku mulai melaksanakan penyemaian pada tanggal 02 April 2020, dan setelah satu minggu benih kangkung yang disemai sudah mulai berkeecambah seperti ini; 





Oke temen- temen, untuk perkembangan selanjutnya, kita lihat di minggu depan yaaap, see you :)

Yuliana Sari
1177060092

YUK BELAJAR BUDIDAYA PAKCOY, SI SAWI MANIS BERBENTUK SENDOK #DIRUMAHAJA #PART1


Assalamualaikum temen-temen, kenalin nih aku Sandra Tenritika call me Sandra aja (ga pake aja) disini aku mau berbagi jurnal kegiatan aku selama #dirumahaja yang dilakukan selama 1 minggu kebelakang yaitu BUDIDAYA PAKCOY PAKE HASHTAG DIRUMAHAJA hehe lumayan kan ya daripada gabut mulu rebahan+makan+rebahan lagi mending cari kegiatan yang bermanfaat ya ga?hihi

Kalian familiar gak nih dengan nama pokcoy atau pak choi itu yang kaya gimana?? Pakcoy ini temen-temen yang biasa kita sebut sawi sendok, sawi daging, atau sawi manis tau kan? Hehe. FYI ya temen-temen, pakcoy ini merupakan salah satu jenis kelompok sayuran sawi yang telah dibudidayakan sejak abad ke-5 loh dan merupakan salah satu sayuran penting Asia, khususnya Cina (aduh kok jadi inget corona ya gengs huhu).  Pakcoy ini merupakan salah satu jenis sayuran yang bisa di dapatkan di pasar tradisional maupun modern. Di situasi saat ini yang sedang kita alami dan tetap harus menjaga kesehatan diketahui pakcoy ini mengandung berbagai jenis nutrisi loh apalagi sekarang-sekarang kebanyakan kegiatan kita kan rebahan dan makan aja nah pakcoy ini bisa jadi pilihan yang tepat. Pasalnya temen-temen, setiap 70gram pakcoy hanya mengandung 9 kalori. Artinya, pakcoy mengandung rendah kalori sehingga dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal. WOW!

Dalam budidaya nya pakcoy ini dinilai kurang peka terhadap suhu jika dibandingkan dengan sawi putih sehingga tanaman ini memiliki adaptasi yang luas dan cocok ditanam pada skala rumahan. Cara budidaya tanaman ini mula-mula benih di semai, disini aku memakai benih Pakcoy nauli f1 cap Panah Merah yang aku beli di EastWest nah kebetulan PT. East West ini deket rumah jadi gak apa-apa lah ya keluar sebentar hehe. 


Benih ini temen-temen merupakan benih yang bersertifikat dan yang pastinya berkualitas unggul kalian juga bisa beli benihnya dimana aja atau kalau kalian mager dan harus stay dirumah bisa beli juga di olshop loh.

Untuk tahap selanjutnya yang dilakukan yaitu dengan menyemai benih yang ditanam di polybag yang telah diisi media pupuk kandang, arang sekam, tanah, yang telah dicampur dengan perbandingan 1:1:1. Benih yang telah di tanam ditutup tipis lagi dengan media kemudian disiram air secukupnya dan disimpan dimana tidak terkena matahari secara langsung dan ditutup kain agar benih cepat tumbuh. kemudian tunggu sampai benih tumbuh lalu buka kain. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter.


Setelah benih tumbuh dan menjadi bibit jangan lupa dirawat hingga dapat tumbuh dengan baik ya temen-temen. Setiap hari bibit disiram  pada pagi dan sore hari waktu tersebut meruapakan waktu yang sempurna untuk menyiram tanaman dan inget jangan siang-siang ya temen-temen nanti tanaman nya setres hehe. Kemudian setelah dirasa cukup untuk pindah tanam bibit bisa di pindah tanam dari polybag semai ke polybag yang hanya berisi 2 tanaman agar lebih mudah dalam menyerap nutrisi dan unsur hara.


Nahhh, jadi segitu dulu ya temen-temen jurnal kegiatan aku selama ±1 minggu kebelakang, see you minggu-minggu selanjutnya dan nantikan perkembangan pakcoy ku ya guys semoga dapat tumbuh dengan baik aamin:)))


SandraTenritika
177060072

PEMANFAATAN LIMBAH AIR CUCIAN BERAS SEBAGAI PENUH KEBUTUHAN NUTRISI PADA TANAMAN KANGKUNG BERSKALA RUMAH TANGGA #Jilid1

#Jilid 1




       Di zaman yang sebar moderen ini, semua orang di tuntut untuk memiliki pemikiran yang visioner, tanpa terkecuali pada bidang pertanian. Seseorang dapat dikatkan maju, jika dapat memperhatikan hal-hal yang bersifat inovatif dan bermanfaat bagi orang banyak tentunya. Banyak sekali orang-orang yang membuat beberapa inovasi dalam beberapa bidang , namun sering kali mereka tidak memeperhatikan hal terkecil. Seperti contohnya adalah limbah dari cucian beras yang kita buang setiap harinya, pada ha; jika kita cari mau mencari tahu, apa sih manfaat nya, pasti kita tidak akan membuangnya begitu saja. 

       Limbah cucian beras dapat bermanfaat untuk tanaman loh..., Jika hobi berkebun, sebaiknya mulai hari ini jangan lagi membuang air leri (air cucian beras).  Air cucian beras / air leri mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan tanaman dan dapat membuat tanaman menjadi lebih subur.  Selain, nutrisi, air cucian beras atau leri juga mengandung beberapa jenis bakteri yang bermanfaat untuk tanaman.

     Seperti yang telah dilansir oleh cybex.pertanian.go.id di tahun (2019) bahwa Komposisi air beras 90 % karbohidrat yang berupa pati, juga mengandung vitamin, mineral dan protein, 80 % protein beras disebut protein glutein.  Kulitas proteinglitein cenderung berupa zat lisin.  Lisin sendiri merupakan asam amino esensial terbatas.  Beberapa literature mengatakan bahwa air beras mengandung 100 % karbohidrat dalam jumlah tinggi akan membentuk proses terbentunya hormone tumbuh berupa auksin, gibbereline dan alanine. Ketiga jenis hormone tersebut bertugas merangsang pertumbuhan pucuk daun, mengangkut makanan ke sel – sel terpenting daun dan batang. 

        Setelah mengetahui informasi terkait limbah air bekas cucian beras ini, penulis mencoba mengaplikasikannya kepada tanaman hortikultur yairu kangkung. Seperti yang telah kita ketahui bahwa kangkung merupakan sayuran yang bayak diminati dikalangan masyarakat, akan lebih bermanfaat lagi jika kita sendiri dapat melakukan budidaya dirumah, hasil yang didapat pun lebih sehat dan aman. Keuntungan lainnya adalah kita bisa berhemat.



       Berikut adalah Dokumentasi dari benih kangkung yang sedang disemai, pertanggal 3-8 April 2020, benih yang telah berkecambah ini sudah mulai di sirami memakai air biasa terlebih dahulu, dan rencananya akan mulai disirami oleh air beras ketika sudah pindah tanam. Kegiatan ini akan dilakukan sebanyak 3 ulangan dan 2 percobaan (A.dengan air beras dan B.air biasa), kita akan menguji apakah benar air beras dapat meningkatkan hasil produksi dan dapat memenuhu nutrisi tanaman tersebut atau tidak ?. Bagaimana Hasilnya? Ikuti perkembangan nya yahh.. STAYTune!!       

Roy Hanuddin
1177060070 

BUDIDAYA BAYAM HIJAU SEDERHANA DI RUMAH

          Bayam hijau merupakan salah satu jenis sayuran hijau yang kaya yang kaya akan manfaat. Di dalam bayam hijau terdapat kandungan mineral antar lain kalsium (Ca) dan Besi (Fe) (Sunaryono, 1996). Sayuran ini baik dikonsumsi oleh seluruh kalangan usia baik untuk anak-anak hingga orang dewasa dan ibu hamil pun sangat dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran ini. Budidaya bayam hijau di pekarangan rumah dengan polybag bisa dilakukan dengan mudah karena bayam hijau termasuk sayuran yang sangat mudah ditanam dan tak perlu memerlukan perhatian khusus.

Hal pertama yang harus di ingat dan dilakukan adalah hindari peletakan polybag dimana bayam terkena angin dan air secara langsung karena bayam termasuk kedalam tanaman sayuran yang mudah rusak (Wahyuni, 2018). Kemudian siapkan alat dan bahan sederhana untuk memulai budidaya di pekarangan rumah.

Budidaya tanaman bayam hijau:
  1. Siapkan polybag ukuran sedang atau apapun yang bisa di manfatkan sebagai pot.
  2. Siapkan benih bayam hijau bersertifikat agar mutu bayam terjamin.
  3. Siapkan media tanam berupa tanah, sekam padi yang sudah membusuk, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.











(Tanah kiri), sekam padi (tengah), pupuk kandang (kanan) 

4. Selanjutnya  campura aduk media tanam hingga tercampur merata kemudian masukan kedalam polybag seperti pada gambar.


 5. Siram media tanam dengan air hingga kapasitas lapang

 6. Setelahnya tanam benih bayam di dalam polybag kemudian siram kembali dengan sedikit air.

Selama masa pemeliharaan jangan lupa amati dan siram tanaman bayam secara rutin untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan. Biasanya bayam akan mulai berkecambah di hari 2-3 setalah penanaman. 

Bayam hijau setelah 1 minggu penanaman
Setelah satu minggu penanaman rata-rata tinggi bayam hijau sekitar 5 cm. Berdasarkan gambar, bayam terlihat hijau, sehat dan tidak ada serangan hama ataupun penyakit. Sebagai informasi, karena ini cara bertanam bayam hijau secara sederhana di rumah jadi bayam cukup di beri pupuk sekali yaitu pada saat mempersiapkan media tanam. Bayam hiaju ini bisa di panen 20-25 setelah tanam.


Wineu Sri Rahayu
1177060087

Referensi 
Sunaryono, Hendro, 1996.  Kunci Bercocok Tanam Sayur-  sayuran Penting di Indonesi. Cetakan V.                        Bandung : Sinar Baru Algesindo.
Wahyuni, E.P. 2018. Mempelajari Karakter Pengeringan Bayam Hijau (Amaranthus tricolor L.).                               Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.


PENGGUNAAN KOTORAN KAMBING SEBAGAI PUPUK ORGANIK PADA BUDIDAYA TANAMAN CABAI ( Capsicum annum)


         PENGGUNAAN KOTORAN KAMBING SEBAGAI PUPUK ORGANIK PADA BUDIDAYA TANAMAN CABAI ( Capsicum annum)

     Di Indonesia, pupuk organik sudah lama dikenal para petani sebelum diterapkannya revolusi hijau. Setelah revolusi hijau, kebanyakan petani lebih suka menggunakan pupuk buatan karena praktis dalam penggunaanya, jumlah jauh lebih sedikit dari pupuk organik, harganya pun relatif murah, dan mudah diperoleh. Kebanyakan petani sudah sangat tergantung pada pupuk buatan, sehingga dapat berdampak negatif terhadap perkembangan produksi pertanian. Tumbuhnya kesadaran para petani akan dampak negatif penggunaan pupuk buatan dan sarana pertanian modern lainnya terhadap lingkungan telah membuat mereka beralih dari pertanian konvensional ke pertanian organik.
     
      Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Sumber pupuk organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan bahan limbah kota (sampah).
     
    Kotoran kambing dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dengan kandungan unsur haranya tinggi karena bercampur dengan urinnya seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K) serta unsur hara mikro diantaranya, kalsium, magnesium, belerang, natrium, besi, dan tembaga yang dibutuhkan tanah untuk kesuburan.
     
     Pada budidaya cabai kotoran kambing dapat digunakan sebagai pupuk dasar, dimana pupuk dibelikan pada saat penolahan media tanam atau sebelum benih cabai di tanam. Pada dasarnya tanaman cabai membutuhkan kalium yang tinggi agar kualitas buahnya baik. Tapi yang perlu diingat bahwa kotoran kambing yang telah didekomposisi dahulu yang dapat bermanfaat untuk tanaman cabai. Karena kompos kotoran kambing sudah ada hara yag tersedia bagi tanaman, aktivitas bakteri pengurai pun sudah menurun dan sudah melepaskan haranya. Penggunaan kotoran kambing sebagai media tanam pada budidaya cabai digunakan perbandingan antara tanah 2: kotoran kambing 1.



     Pada budidaya yang dilakukan pertumbuhan tanaman cabai tidak menunjukan pengarung nyata dari penggunaan pupuk kandang ini, hal ini dapat disebabkan karena kandungan unsur hara berupa NPK yang ditambahkan belum cukup tersedia sehingga serapan oleh akar tidak optimal. Selain itu benih yang digunakan merupakan benih basah, dimana benih yang berasal dari buah cabainya langsung sehingga vigor benihnya tidak optimal atau tidak baik.

Tanaman Cabai 0 HST

Tanaman Cabai 6 HST

Yulia Putri Fitriani
1177060091




Bertanam Pakcoy Itu Menyenangkan ditengah Pandemi


         Tahukah kalian, bahwa bertanam dapat menyenangkan hati. Seperti dalam surat Al-Fath ayat 29 yang artinya: “……….tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya……”. Maka dari itu, mari kita bertanam meski ditengah ramainya pandemi.  

Pagi-pagi  berjemur sambil bertanam, dan dapat pula mencegah terkena coronavirus. Kali  ini Saya akan sharing, tentang bertanam pakcoy. Hal pertama yang saya lakukan adalah membuat media tanam, media tanam yang digukan cukup simple yaitu tanah dan pupuk kandang (saya menggunakan kotoran ayam) perbandingan yang saya gunakan adalah 2:1.

Setelah media tanam dicampur, langkah selanjutnya adalah menyemai tanaman pakcoy pada trei ataupun wadah yang  telah dilubangi. Kemudian sebarkan benih pada wadah, setelah itu tutup kembali menggunakan tanah. Jangan lupa untuk disiram, tunggu tanaman sampai tumbuh kecambah. Setelah tumbuh kecambah tanaman siap untuk dipindah semai.

Sekian yang dapat saya sampaikan tunggu infomasi selanjutnya. Mohon maaf tidak melampirkan foto cara menanam pakcoy, untuk artikel selanjutnya akan dilengkapi dengan foto-foto cara menanam pakcoy. Sampai jumpa, samapi bertemu diartikel selanjutnya. Terimakasih telah bersedia membaca.





Siti Nur Mesty Eristian
1177060081

BUDIDAYA TANAMAN SELADA


(Bagian 1)

Selada (Lactuca sativa L) adalah tanaman yang termasuk dalam famili Compositae (Sunarjono, 2014). Sebagian besar selada dimakan dalam keadaan mentah. Selada merupakan sayuran yang populer karena memiliki warna, tekstur, serta aroma yang menyegarkan tampilan makanan. Tanaman ini merupakan tanaman setahun yang dapat di budidayakan di daerah lembab, dingin, dataran rendah maupun dataran tinggi. Pada dataran tinggi yang beriklim lembab produktivitas selada cukup baik.

Budidaya selada mudah dilakukan dalam skala besar maupun kecil. Budidaya selada skala kecil dapat dilakukan secara sederhana di rumah. Alat dan bahan yang harus dipersiapkan diantaranya:

1. Tanah: Sebagai media tanam
2. Polybag: Sebagai tempat media tanah
3. Pupuk kandang: Sebagai pupuk dasar
4. Air: Untuk menyiram tanaman


Hal yang harus dilakukan dalam budidaya tanaman selada skala kecil, diantaranya:
a)      Menyiapkan media tanam



Media tanam merupakan media atau bahan yang digunakan sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya tanaman, khususnya pada akar. Media yang bertekstur ringan dapat menciptakan kondisi aerasi dan drainase yang baik, sehingga dapat mendukung pertumbuhan akar (Soegiman, 1993). Pemilihan media tanam yang digunakan berpengaruh pada porositas yang baik, pH, tekstur, dan daya simpan air yang baik.

Media tanam yang digunakan pada praktikum ini yaitu tanah dan pupuk kandang, dengan rasio 1:1. Kemampuan tanah menyediakan unsur hara ditentukan oleh kandungan bahan organik tanah. Kandungan unsur hara yang lengkap pada pupuk kandang yaitu natrium (N), fosfor (P), dan kalium (K) dapat berpengaruh baik bagi pertumbuhan tanaman selada. Tingginya bahan organik tanah dapat mempertahankan kualitas fisika tanah untuk membantu perkembangan akar tanaman dan kelancaran pergerakan air tanah melalui pembentukan pori tanah dan kemantapan agregat tanah (Hairiah, 2000). Pemberian pupuk kandang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah.

a)      Persemaian
Setelah menyiapkan media tanam, hal yang dilakukan yaitu menyemai benih tanaman selada. Persemaian dilakukan pada media tanah dan pupuk kandang. Semai benih selada dengan cara disebar secara merata pada media semai. Beri naungan pada tempat semai, sehingga cahaya yang didapatkan minim. Pada saat persemaian, pastikan cahaya yang didapatkan cukup, karena jika kekurangan cahaya dapat menyebabkan tanaman mengalami etiolasi. Etiolasi merupakan pertumbuhan tanaman yang sangat cepat di tempat gelap namun kondis tanaman lemah, batang tidak kokoh, daun kecil dan tanaman tampak pucat. Pada persemaian selada, bibit siap pindah tanam ketika daun berjumlah sekitar 4-5 helai.

 Zohratun Firdaus
1177060096

Sumber:
Hairiah, K.2020. Pengelolaan Tanah Masam Secara Biologi: Pengalaman dari Lampung Utara. Jakarta: SMT Grafika Desa Putera. 77-70 hal.
Sunarjono, H. 2014. Bertanam 36 Jenis Sayuran. Penebar Swadaya. Jakarta. 204 hal.
Soegiman.1993. Ilmu Tanah. Bhrata Karya Aksara. Jakarta




BERTANAM SAYURAN CAISIM ALA RUMAHAN


 Bertanam sayuran ala rumahan sekarang ini sedang menjadi tren dimasyarakat. Apalagi disituasi kritis akibat Pandemi Covid-19 sekarang ini membuat kita harus lockdown #dirumah aja atau selfcarantine sehingga bagi sebagian orang susah untuk keluar sekedar membeli sayuran. Bertanam ala rumahan ini menjadi cara alternatif selain untuk mengikuti tren juga bisa memenuhi kebutuhan pangan. Banyak sekali keuntungan yang kita dapat jika menanam sayuran sendiri dirumah, Namun musuhnya adalah kemalasan Bukan? Kalau tinggal panen dan menikmati pemandangan hijaunya tanaman semuanya juga mau, tapi untuk menanamnya nanti dulu, kadang sebagian orang enggan padahal sebenarnya mudah.

  Caisim (Brassica juncea L.) merupakan tanaman sayuran dengan iklim sub-tropis, namun mampu beradaptasi dengan baik pada iklim tropis. Caisim pada umumnya banyak ditanam dataran rendah, namun dapat pula didataran tinggi. Caisim tergolong tanaman yang toleran terhadap suhu tinggi (panas). Saat ini, kebutuhan akan caisim semakin lama semakin meningkat seiring dengan peningkatan populasi manusia dan manfaat mengkonsumsi bagi kesehatan. Rukmana (1994) menyatakan caisim mempunyai nilai ekonomi tinggi setelah kubis crop, kubis bunga dan brokoli. Sebagai sayuran, caisim atau dikenal dengan sawi hijau mengandung berbagai khasiat bagi kesehatan. Kandungan yang terdapat pada caisim adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. 

  Proses Budidaya sayuran  Caisim ini juga terbilang cukup mudah sehingga cocok untuk ditanam di rumah. Dimulai dari persemaian, pengolahan lahan/media polybag, penanaman, pemupukan dan pemanenan. Caisim inipun memasaknya mudah dimulai dari memetik hingga mengolahnya tidak perlu waktu yang lama, karena mencucinya juga tidak usah berkali-kali cukup dua kali yang penting debu yang menempel hilang. Kemudian crek crek goyangkan wajan . . .  tambahkan bumbu dan rempah-rempah kedalam wajan beres. mudah dan cepat bukan? mau tau rasanya gurih renyah. Pokoknya menguntungkan bertanam caisim ala rumahan ini.

  Seperti budidaya yang saya lakukan ala rumahan dimulai disemai pada tanggal 5 April 2019 dengan menggunakan media tanam tanah dan pupuk kandang domba. Kemudian caisim disemai atau langsung ditanam dipolybag. Sekarang sudah tumbuh menjadi bibit walaupun masih kecil. Tetapi sudah terbuti bahwa bertanam caisim itu mudah bisa menggunakan peralatan dan media seadanya.


Siti Neni Marlina
1177060080

Sumber : 
Apri. 2009. Sajian Sayur Ala Rumahan. Demedia Pustaka
Rukmana, R. 1994. Bertanam Petsai dan Sawi. Kanisius. Yogyakarta.
Haryanto, E., T. Suhartini, dan E. Rahayu. 2001. Sawi dan Selada. Penebar Swadaya. Jakarta.


BUDIDAYA TANAMAN KANGKUNG SKALA RUMAH DI KALA WABAH COVID-19 SEDANG MEMBARAK

Wabah virus corona yang berasal dari negri cina tepatnya pada daerah wuhan telah menyebar luas ke berbagai penjuru dunia termasuk salah satunya Negara Indonesia. Dampak dari virus corona sangat berpengaruh terhadap aktifitas selurh manusia salah satunya kegiatan para pelajar dan mahasiswa yang kegiatan seperti biasanya di hentikan sementara atau di liburkan yang bertujuan agar pemotongan penyebaran virus tidak terlalu melonjak.
Mahasiswa agroteknologi apabila di hentikan kegiatan di kampusnya sangat sulit  utuk di terima oleh seluruh mahasiswa agroteknolgi dan sekaligus dosennya. Hal itu bisa terjadi dikarnakan dalam kegiatan belajar dan mengajar dalam ruanglinkup agroteknologi hampir sepenuh nya banyak kegiatan praktikum atau di lapangan. Namun dari permasalahan tersebut para mahasiwa agroteknologi untuk pengganti kegiatan di kampus dengan kuliah online begitupula dan berkegiatan pratikum masing masing di rumahnya.
Maka dengan itu pada judul artikel ini budidaya tanaman kangkung sebagai kegiatan praktikum budidaya tanaman hortikultura. Dari wabah ini hapir seluruh aktifitas orang di luar rumah sudah terlihat sepi di karnakan takutnya dengan penyebaran virus ini secara cepat. Maka dengan itu tidak usah khwatir kita dapat melakukan budidaya tanaman di halaman rumah masing masing.
Kangkung (Ipomoea sp.) dapat ditanam di dataran rendah dan dataran tinggi.. Kangkung merupakan jenis tanaman sayuran daun, termasuk kedalam family Convolvulaceae. Daun kangkung panjang, berwarna hijau keputih-putihan merupakan sumber vitamin pro vitamin A. Berdasarkan tempat tumbuh, kangkung dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1) Kangkung darat, hidup di tempat yang kering atau tegalan, dan 2) Kangkung air, hidup ditempat yang berair dan basah.
budidaya tanaman kangkung selaku tugas dari praktikum matakuliah budidaya tanaman hortikultura saya melakukan di halaman rumah pada tanggal 3 april 2020  menggunakan polybag dengan media tanah dan sekam 1:1. Kegiatan praktikum di halaman rumah saya hanya menggunakan bahan yang mudah di temukan. Pecarian atau persiapan bahan untuk budidaya tanaman kangkung ini saya hanya datatang pada satu toko pertanian yang kecil dan dekat rumah. Setelah tiba pada toko pertanian tersebut stock barang dalam toko hanya terbatas atau bkuarang komplit. maka dengan itu saya hanya mebeli kangkung satu plstik es, polybag ukuran 15cm, pupuk NPK ,tanah lembang dan sekam. 
Setalah bahan sudah siap maka selanjutnya kita dapat melakukan budidaya tanaman dengan di awali mepersiapkan media. Tanah lembang dan sekam  ialah bahan utama dari pembuatan media. Pembuatan media ini hanya cukup dengan mencampukan nya dengan perbandingan 1:1 (Gambar1). Setelah media tercampur dan sudah di campur juga dengan air selanjutnya mepersiapkan pollybag sebagai wadah untuk media tanam. Media tanam di masukan kedalam polybag dengan merata dan akan lansung di beri benih kangkung sebanyak 3 dalam satu lubang. Satu polybag terdapat lima lubang tanam sebagai tempat benih berkecambah. Maka jumlah dalam sau polybag ialah memiliki 15 benih kangkung. 
Gambar 1 sekam dan tanah 

Gambar 2 tanah dan sekam tercampur
Pemelihraan pada benih yang sudah di tanam pada media hanya melakuan penyiraman setiap hari dan diletakan pada dareah yang terkena matahari. Penanaman di lakukan pada tanggal 4april hingga tanggal 8 april perkembangan dari pertumbuhan tanaman baru melalui fase berkecambah. Apabila sudah selama satu minggu maka akan di beri pelakuan pemberian pupuk NPK pada polybag sebanyak 1 gr.
Gambar 3 Benih berkcambah

Rabi Hamdala
1177060097