Tampilkan postingan dengan label 1177060067. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1177060067. Tampilkan semua postingan

Bayam oh Bayam


Bayam oh Bayam

Hy guys..Apa kabar ? baik dong pastinya
Buat kalian dirumah jangan lupa jaga kesehatan ya. Eitss jangan lupa tugas tugasnya, dan tanaman kalian ya. Karena tanaman hanya bisa mengandalkan lingkungan tempatnya tumbuh, maka kita sudah seharusnya merawat mereka. Begitu juga bayam yang aku tanam. Tapi sayangnya diminggu ke empat ini ukuran tanamanku masih belum berkembang, yahh ini terjadi karena kurangnya nutrisi dan curah hujan yang cukup tinggi. Bayam termasuk tanaman yang membutuhkan air yang cukup artinya tidak kekurangan dan kelebihan.
     
    Selain tanaman bayam yang masih berukuran sangat kecil, pada bedengan atau lahan tempat bayamnya tumbuh juga tidak tumbuh gulma. Hal ini membuktikan bahwa tanah yang digunakan kurang baik juga kurang nutrisi. Bukan hanya itu, hewan sekitar ternyata juga menjadi penyebab banyaknya tanman yang mati atau benih tidak berkecambah. Salah satunya yaitu kucing hehe. Mereka memang tidak tau kalau tanah itu ada bayam, mungkin mereka fikir itu adalah kasur yang empuk.
     Berdasarkan panduan cara budidaya tanaman bayam, perawatan yang benar yaitu:
·         Penyiraman
Penyiraman berlangsung dua kali di pagi hari dan di sore hari atau disesuaikan dengan keadaan. Yang terpenting bahwa tanah selalu lembab, terutama sebelum bibit berkecambah.
·         Penyiangan
Penyiangan adalah membersihkan rumput atau gulma disekitar tanaman bayam. Buang rumput yang tumbuh di sekitar tanaman. Kehadiran rumput liar dapat mengganggu pertumbuhan tanaman bayam.
·         Pemupukan Susulan
Agar tanaman bayam dapat tumbuh subur, pupuk harus ditambahkan. Gunakan pupuk kandang yang sudah dihaluskan (disaring) dan ditaburkan secara merata pada tanaman. Penaburan dilakukan pada sore hari saat daun bayam kering. Hal ini untuk memastikan bahwa pupuk jatuh di tanah dan tidak menempel pada daun tanaman. Anda juga dapat menggunakan pupuk urea dengan melarutkan segenggam pupuk urea dengan 20 liter air dan kemudian menyemprotnya dengan tanaman. Lakukan seminggu sekali atau sesuai dengan kesuburan tanaman.
·         Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama yang biasa ditemukan dalam budidaya bayam adalah ulat bulu, Oteng-Oteng, belalang dan sandal daun. Untuk memerangi mereka, tanaman disemprot dengan insektisida. penyemprotan dilakukan jika diperlukan saja.
Sedangkan penyakit yang biasanya menyerang tanaman bayam adalah rebah semai. Bibit dapat dikontrol dengan drainase yang baik, menjaga area tanaman tetap bersih dan mencegah tanaman menjadi terlalu lembab.

Demikianlah pembahasan tentang perawatan pada budidaya tanaman bayam semoga dapat bermanfaat untuk anda dan menjadi pelajaran bagi saya sendiri.

Rizka Annisa
1177060067

oh bayam ku

oh bayam ku    

    Bayam merupakan salah satu tanaman hijau yang mengandung banyak vitamin. Dari berbagai kandungan nutrisi dan vitamin dalam bayam membuat tanaman bayam ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pada tubuh.

     Tahukah kamu apa saja vitamin yang terkandung pada bayam? Tanaman yang berasal dari America tropic ini memiliki nutrisi termasuk vitamin yang baik untuk tubuh seperti vitamin A, Vitamin C, Vitamin B kompleks, Vitamin K dan Vitamin E.
     Dengan banyaknya nutrisi yang ada pada bayam, ternyata bayam memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan. Apa saja manfaat bayam untuk kesehatan? Berikut beberapa manfaat bayam yang perlu anda ketahui.
  • Mencegah peradangan

Bayam mengandung zat inflamasi yang tinggi dan berperan untuk mencegah dan mengobati peradangan akibat kuman dan bakteri.
  • Meningkatkan metabolisme
Kandungan protein didalamnya dapat melancarkan pencernaan dan meningkatkan metabolisme.
  • Melawan osteoporosis
Vitamin kaya akan kalsium K yang berkhasiat untuk menjaga tulang dan gigi.
  • Meningkatkan kesehatan mata
Kandungan beta karoten, Xanten dan lutein bermanfaat untuk menjaga mata agar tetap sehat.

     Bayam memang memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Tapi bagaimana jika kita mengkonsumsi bayam dalam jumlah yang berlebih? Perlu diketahui bahwa megkonsumsi bayam secara berlebihan ternyata dapat berdampak tidak baik untuk tubuh kita. Lalu apa saja efek samping bayam? Berikut beberapa efek samping bayam.
  • Penyerapan mineral yang buruk
  • Diare
  • Gangguan perut
  • Rematik
  • Reaksi alergi
  • Reaksi beracun
     Berdasarkan hasil pengamatan tanaman bayam yang ditanam, pertumbuhannya tergolong cukup lambat. Hal iini dikarenakan tidak menggunakan pupuk susulan setelah diberikan pupuk dasar, cuaca dan iklim juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Berikut hasil pengamatan minggu ke 3:
Sampel
Tanggal Pengamatan

10
11
12
13
14
15
21
1
4,5
4,5
4,7
4,9
4,9
5
5,5
2
0,7
0,7
0,9
1,1
1,1
1,2
1,5
3
2,5
2,5
2,7
2,9
2,9
3
3,5
4
2,8
2,8
3
3,2
3,2
3,3
3,5
5
4
4
4,2
4,4
4,4
4,5
4,8
6
4,5
4,5
4,7
4,9
4,9
5
5,3
Rizka Annisa
1177060067

REFRESHING DENGAN BAYAM HIJAU




 REFRESHING DENGAN BAYAM HIJAU


Bingung mencari kegiatan untuk mengisi waktu luang? Berkebun bisa dijadikan pilihan untuk kamu yang ingin mencari kesenangan yang tidak biasa sekaligus melepas lelah setelah mengerjakan tugas. Berkebun merupakan salah satu kegiatan yang bisa membuat hari-harimu yang sibuk semakin produktif.
Sudah banyak buku dan artikel yang membahas mengenai kegiatan berkebun yang satu ini. Bahkan seiringan dengan teknologi pertanian yang semakin berkembang, kegiatan berkebun seharusnya sudah tidak lagi dianggap katro. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa berkebun memiliki manfaat baik untuk kehidupan maupun untuk tubuh kita sendiri.
1.                  Sarana Olahraga Dan Penyegaran Pikiran
  Jika pada awalnya kamu berkebun untuk menghilangkan rasa jenuh, maka kegiatan ini akan membuat kita aktif bergerak sambil menghirup udara yang sehat dan mengenal lingkungan sekitar. Seperti yang sudah kita tahu, udara segar mengandung oksigen yang baik untuk tubuh kita. Oksigen yang baik itu akan masuk ke otak dan menenangkan pikiran kita. Dengan begitu, selain tubuh menjadi sehat, pikiranmu pun akan menjadi lebih tenang dan fresh. Cocok untuk menghilangkan stress.


2.              Mempertajam Ingatan
Sudah sangat jelas kan kalau berkebun bisa membuat tubuhmu menjadi bugar. Tapi apakah kamu tahu jika dengan berkebun juga dapat mempertajam ingatan. Kok bisa? Nyatanya berkebun bisa menjadi sarana untuk melatih otak. Ada sebuah jurnal yang mengatakan bahwa berkebun baik untuk melatih ingatan dan daya kerja otak. Journal of Alzheimer’s Disease mengatakan bahwa melakukan kegiatan menanam dan merawat tumbuhan di kebun merupakan cara yang ampuh untuk menjaga kesehatan kognitif, meningkatkan volume otak, dan mengurangi risiko penyakit alzheimer hingga 50 persen. 
3.                  Membuat Panjang Umur

Sudah dijelaskan bahwa berkebun bisa membuat kesehatan menjadi lebih stabil dan pikiran lebih tenang. Tentu saja hal ini akan mempengaruhi kualitas hidup kita. Lagi-lagi penelitian menunjukan bahwa orang yang senang berkebun rata-rata memiliki jangka hidup lebih lama dibandingkan mereka yang tidak menyukai.

Akhir-akhir ini ada beberapa jenis sayuran yang semakin mahal. Berkebun sayuran bisa menjadi solusi untuk kamu yang ingin tetap berhemat sekaligus sehat!
Sekali lagi, jangan khawatir dengan lahan yang sempit. Salah satu tanaman yang bias ditanam dilahan sempit yaitu bayam. Sayuran yang sangat cocok untuk kamu tanam di halaman rumah bahkan dalam pot sekalipun.

Sayuran kesukaan popaye ini bisa kamu tanam di dalam pot. Dengan bibit yang bisa kamu temui disetiap toko tani, bayam bisa kamu panen setelah 14 hari. Cepat sekali kan? Karena masa tumbuh yang cepat, bayam tidak akan memakan tempat pada masa pertumbuhannya.
Seperti saat ini tanaman bayam yang saya tanam sudah mencapai minggu ke-2. Namun karena cuaca yang kurang mendukung, tanaman bayam belum bisa dipanen.
Berikut ini adalah hasil pengamatan pada minggu ke dua.
Sampel
Tanggal Pengamatan
10
11
12
13
14
15
1
4,5
4,5
4,7
4,9
4,9
5
2
0,7
0,7
0,9
1,1
1,1
1,2
3
2,5
2,5
2,7
2,9
2,9
3
4
2,8
2,8
3
3,2
3,2
3,3
5
4
4
4,2
4,4
4,4
4,5
6
4,5
4,5
4,7
4,9
4,9
5

Guyss, benarkan berkebun merupakan kegiatan yang bisa mengisi waktu luangmu menjadi lebih produktif dan juga memiliki dampak baik untuk tubuhmu tertutama kesehatan? Ditambah lagi caranya yang mudah yang bisa kamu mulai dengan tanaman apapun yang ada disekitarmu. Tidak perlu biaya yang mahal untuk menekuni suatu hobi. Maka berkebun bisa menjadi pilihan untuk menjalankan hobimu ya, guys!

Rizka Annisa
1177060067


BUDIDAYA BAYAM HIJAU DENGAN MUDAH DIRUMAH


Sayuran bayam merupakan salah satu jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat setiap hari, karena mengandung gizi, vitamin, dan garam mineral seperti zat besi yang penting diperlukan oleh tubuh manusia.
Bayam sebagai tanaman pekarangan ternyata banyak manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia yang digunakan untuk pertumbuhan.

Rahmat Rukmana (1983) menyatakan bahwa untuk mendapatkan hasil yang tinggi dan kualitas yang baik maka tanaman bayam sangat tergantung dari lingkungan hidupnya yakni keadaan unsur hara, air dan struktur tanah. Tanah yang digunakan secara terus menerus lama kelamaan kemampuan tanah yang mendukung pertumbuhan suatu tanaman menjadi menurun, disebabkan kurangnya unsur hara yang ada pada tanah tersebut. Untuk itu diperlukan penambahan unsur hara kembali dengan cara pemupukan

Bayam merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tanaman ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang tinggi. Bayam merupakan tumbuhan yang berasal dari negara beriklim tropis. Di Indonesia, bayam dapat tumbuh sepanjang tahun di daerah panas dan dingin , tetapi tumbuh lebih subur di daerah dataran rendah pada lahan terbuka yang udararanya tidak panas (Dalimarta, 2006).

Bayam mampu mengikat gas CO2 secara efesien sehingga memiliki daya adaptasi yang tinggi pada beragam ekosistem. Siklus hidup bayam relatif singkat, umur panen bayam yaitu 3-4 minggu. Salah satu spesies tanaman bayam yang tumbuh di Indonesia yaitu bayam hijau (Amaranthus hybriddus L.).
Berdasarkan hal tersebut saya menyusun artikel ini selain memenuhi tugas, saya juga mencoba menanam tanaman bayam hijau varietas  maestro. Penanaman dimulai dari tanggal 2 April 2020 yang ditanam di kebun rumah.

Budidaya bayam ini dilakukan mulai tanggal 2 April 2020 dikebun dengan media tanah dan memanfaatkan kusen pintu yang sudah tidak terpakai sebagai penyangga bedengan. Dari tanggal 2 April 2020 hingga artikel ini dibuat pada tanggal 8 April 2020, tanaman yang mulai berkecambah hanya berjumlah 2 dari total benih yang disebar. Hal ini terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi pada sore hari sehingga menyebabkan ukuran benih yang terlalu kecil dan jumlah benih  yang ditanam sangat minim terbawa air. Berdasarkan hasil penelitian Supriyanto dan Fiona (2010) yang menyatakan bahwa selain factor genetis, pertumbuhan dapat dipengaruhi juga oleh factor lingkungan seperti media tumbuh dan ketersediaan unsur hara. Menurut Lestari (2009), kondisi iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayam adalah curah hujan yang mencapai lebih dari 1500 mm?tahun, cahaya matahari penuh, suhu udara berkisar 17-28 oC, sera kelembaban suhu udara 50-60%.


Tahapan yang dilakukan dari awal penanaman yaitu dimulai dengan persiapan media tanam yaitu dengan tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1 yang kemudian diaduk hingga rata. Setelah itu penanaman benih dengan cara menaburkan benih ke atas tanah yang sudah disiapkan dengan perawatan  disiram tiap hari pada pagi hari dan sore hari juga disesuaikan dengan iklim dan cuaca.

Berdasarkan dari pengamatan pada benih yang ditanam, bahwa alas an ari benih yang tidak berkecambah bukan hanya dari factor internal tetapi juga ekternal. Berdasarkan artikel dari Litbang Pertanian (2015) bahwa bayam tidak memiliki masa dormansi, karena itu benih bayam yang belum tumbuh dipengaruhi oleh factor eksternal. Menurut Utomo (2006) cahaya, kelembapan dan suhu merupakan tiga factor utama yang mempengaruhi perkecambahan selama perumbuhan anakan.

Untuk mengetahui lebih lanjut terhadap permasalahan yang ada, perlu dilakukan perlakuan lain yaitu dengan menutupi bedengan dengan plastik supaya saat hujan turun tidak terkena secara langsung.


Rizka Annisa
1177060067

Referensi:
Dalimartha, S. 2006. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta. Pustaka Bunda
Lestari, T. 2009. Dampak Konversi Lahan Pertanian Bagi Taraf Hidup Petani. Bogor.IPB Press
Puslitbanghorti. 2015. Budidaya Tanaman Bayam. Bogor. Artikel web (hortikultura.litbang.pertanian.go.id)
Rukmana, 1983. Bertanam Kangkung. Yogyakarta .Kanisius.
Supriyanto dan Fiona . 2010. Pemanfaatan Arang Sekam. Yogyakarta. UGM Press
Utomo, M. 2006. Pengelolaan Lahan Kering Berkelanjutan. Lampunng. Universitas Lampung