Tampilkan postingan dengan label budidaya kangkung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budidaya kangkung. Tampilkan semua postingan

Jadikan Bercocok Tanam Sebagai Ladang Amal, Wow Bisa gitu ? Yuk Coba! Jilid #4


                  

Jilid #4

“ Menanam pohon = menabung bekal di akhirat “





Kata –kata diatas adalah kata-kata ajaib loh guys ! ga bercaya ? yuk simak tulisan ini J
Sebagian orang menyangka bahwa program penghijauan bukanlah suatu amalan yang mendapatkan pahala di sisi Allah, sehingga ada di antara mereka yang bermalas-malasan dalam mendukung program tersebut.
Para ahli ilmu menyatakan bahwa sedekah jariyah memiliki banyak macam dan jalannya, seperti membuat sumur umum, membangun masjid, membuat jalan atau jembatan, menanam tumbuhan baik berupa pohon, biji-bijian atau tanaman pangan, dan lainnya.
Nah, saran bercocok tanam dirumha juga bisa loh jadi pilihan untuk mengisi kekosongan plus dapat pahala, because  ini bulan ramadhan loh gaes
Nah hal ini juga telah ada pada hadist yang sahih loh . yuk simak !
Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
 

“Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian pohon/ tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Bukhari hadits no.2321)
Seorang muslim yang menanam tanaman tak akan pernah rugi di sisi Allah -Azza wa Jalla-, sebab tanaman tersebut akan dirasakan manfaatnya oleh manusia dan hewan, bahkan bumi yang kita tempati. Tanaman yang pernah kita tanam lalu diambil oleh siapa saja, baik dengan jalan yang halal, maupun jalan haram, maka kita sebagai penanam tetap mendapatkan pahala, sebab tanaman yang diambil tersebut berubah menjadi sedekah bagi kita.
Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,

 “Tidaklah seorang muslim menanam suatu pohon melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Muslim Hadits no.1552)
 Nah gimana nih temen-temen percayakan ? ada yang sudah mengaplikasikan nya belum ? yuk kita mulai dari sekarang J
Oh iya guys, pada penasaran gak sama perkembangan tanaman kangkung yang sudah kita taman dari 8 April lalu ? ini dia jeng jreng ..... 

Kiri ( tanaman yang di aplikasikan limbah cucian beras) dan kanan ( tanaman tanpa perlakukan)


Setelah melihat gambar ini apa yang terfikirkan di benak kalian guys ? kenapa berbeda ? yah sebelunya juga di jilid 3, telah menjelaskan manfaat dan kandungan dari limbah cucian beras, dan sekarang memang benar terlihat jelas beda nya, tanaman dengan perlakukan ini lebih besar dibanding yang tidak diberikan, karena asupan nutrisis yang berbeda tentunya.
Limbah cucian air beras merupakan hasil buangan yang berasal dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga) yang tidak memiliki nilai ekonomis lagi, air cucian beras mengandung banyak nutrisi yang terlarut didalamnya diantaranya adalah 80% vitamin B1, 70% vitamin B3 , 90% vitamin B6, 50% mangan, 50% fosfor, 60% zat besi (Nurhasanah, 2011) Berdasarkan hasil penelitian Istiqomah (2012) bahwa air cucian beras berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat dan terong, nah temen – temen kita pun juga bisa memetik pahala dari memanfaatkan barang yang tidak terpakai seperti limbah air beras yahh, duh jadi banyak deh pahalanyaa hehehhe, kalau udah tau gimanih ? ya jangan lupa untuk di aplikasikan yaps , dan share juga ketemen-temen kalian supaya tau informasi ini.
Terimakasih yah sudah mau mampi dan membaca tulisan ini, kritik dan saran sangat dibituhkan , silahkan komentar di bawah ini. Hatur nuhu.. J


Daftra Pustaka
HR. Imam Muslim Hadits no.1552
HR. Imam Bukhari hadits no.2321
Istiqomah N. 2012. Efektivitas pemberian air cucian beras coklat terhadap produktivitas tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) pada lahan rawa lebak. JurnalZiraa’ah. 1(33):99-108.
Nurhasanah, Y.S, 2011. Air Cucian Beras dapat Suburkan Tanaman. Bogor: Institut Pertanian Bogor.



By:
Roy Hanuddin
1177060070
Agroteknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
2020

BUDIDAYA TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans) DI RUMAH (Minggu ke-4)


Dari hasil pengamatan dapat dilihat bahwa pemberian pupuk urea pada 15 hst berpengaruh nyata pada umur 20 hst dan semakin mengalami peningkatan hingga umur 27 hst. Begitu pula berpengaruh terhadap jumlah daun. Dapat dilihat pada tabel 1 yang memuat tinggi tanaman kangkung dan jumlah daun.
No.
Tanaman Kangkug
Tinggi (cm)
Jumlah Daun
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
11
12
9
11
10
11
12
9
11
10
Tabel 1. Hasil Pengamatan Tanaman Jagung 27 hst

Gambar 1. Tanaman kangkung 27 hst

Adanya pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun diduga karena pupuk urea yang diberikan, digunakan tanaman dengan baik, sehingga unsur nitrogen tersebut dapat diserap tanaman dan proses metabolisme tanaman akan jadi semakin baik yang menyebabkan terpacunya pertumbuhan tanaman kangkung.
Hal ini sesuai dengan fungsi N yang merupakan penyusun penting senyawa asam amino, amida, nukleotida dan nucleoprotein. N penting untuk pembelahan dan pengembangan sel sehingga kekurangan unsur N akan mengakibatkan pengurangan berat kering yang menyebabkan tanaman kerdil. Nitrogen juga penting sebagai penyusun klorofil sehingga kekurangan unsur N berakibat daun berwarna kuning.
            Pemberian pupuk urea dalam tanah mempengaruhi sifat kimia dan hayati (biologi) tanah. Fungsi kimia  dan  hayati yang  penting diantaranya  adalah sebagai  penukar ion  dan  penyangga kimia, sebagai gudang hara N, P, dan S, pelarut fosfat dengan jalan kompleksasi ion Fe dan Al dalam tanah dan sebagai sumber energi mikroorganisme tanah (Notohadiprawiro, 2001).
            Unsur  hara  mikro  yang  terdapat  dalam  pupuk  urea  sangat  berpengaruh  terhadap pertumbuhan tanaman. Dijelaskan oleh Novizan (2005) bahwa unsur hara mikro juga merupakan bagian  dari  unsur  hara esensial  yang  harus  ada  dan  mempengaruhi  pertumbuhan  tanaman, khususnya  pada  reaksi-reaksi  kimia  dalam  proses  fisiologi  tanaman,  yaitu  sebagai  aktivator enzim pada proses fotosintesis, respirasi, pembelahan sel, serta pembentukkan hormon hormon tumbuh.
            Dengan demikian pemberian pupuk susulan berupa urea sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung pada 27 hst.

DAFTAR PUSTAKA
Novizan. 2007. Petunjuk Pemupukan Yang Efektif. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Notohadiprawiro, T. 2001. Tanah dan Lingkungan. Dirjen Pendidikan Tinggi. Depdikbud. Jakarta. Hal 34.
Simon, dkk. 2018. Kajian Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung (Ipomea reptans Poir) Pemberian berbagai Jenis Pupuk Organik dan Pupuk N. Agricultural Reasearch Journal. Vol 14 No 2

Sri Nanda Alfiani (1177060082) 
            

AYOK CARI TAU PERTUMBUHAN KANGKUNG SKALA RUMAHAN MINGGU KE 4


AYOK CARI TAU PERTUMBUHAN KANGKUNG SKALA RUMAHAN MINGGU KE 4

Assalamualaikum..
Halo gimana kabarnya??
Semoga selalu dalam keadaan sehat wal’afiat ya..
Alhamdulillahirabbalalamiin pada kesempatan kali ini saya akan kembali membahas mengenai perkembangan lanjutan tanaman kangkung selama seminggu terhitung dari tanggal 23 hingga 29 April. Pada 4 minggu setleah tanam ini tanaman kangkung terus memiliki pertumbuhan yang baik dan tidak ditemukannya hama ataupun penyakit. Pemeliharaan yang dilakukan hanya dengan penyiraman saja agar kebutuhan air pada fase vegetatif tanaman ini terpenuhi. Dilakukan pula pencabutan gulma yang tumbuh pada pot ya, karena sudah ada beberapa gulma yang mulai tumbuh disekitar tanaman kangkung. Walaupun gulmanya masih kecil tapi langsung dihilangkan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Pastikan tanaman budidaya mendapatkan cahaya matahari ya agar ia dapat berfotosintesis dengan baik sehingga pertumbuhannya akan optimal.
Untuk pengamatan minggu ini, saya tidak lakukan pada setiap hari. Karena suatu hal dan lain sebagainya hehehe. Pengamatan lakukan dengan memperhatikan parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Untuk tinggi tanaman saya ukur dari mulai pangkal batang hingga ujung daun. Sedangkan untuk jumlah daun yang terhitung hanya daun yang sudah membuka.  
Sampel
23
24
25
29
K1
23,6
25,7
28,7
35
K2
18,2
19,9
22
25,8
K3
23,2
25
26,2
28,2
K4
25,3
27,2
29,7
30,4
K5
19,3
21
22,1
37,2
K6
19,2
20,7
21,6
30
K7
17,6
18,8
20,6
28,1
K8
21
23
21,5
27,7
K9
19,8
21,2
24,5
33,5
K10
17,6
19,9
21,9
29
Rata-rata
20,4
22,24
23,88
30,49
Ket :
K1,K2  : Kangkung 1, kangkung 2 dst
23,29    : Tanggal
Tinggi tanaman pada tanggal 23-29 April sudah memasuki umur tanaman 4 minggu setelah tanam, Alhamdulillah terlihat tanaman kangkung yang pertumbuhannya terus konsisten bertumbuh tinggi walau tidak diberi pupuk susulan, tetapi mungkin pertumbuhannya tidak terlalu optimal. Pada 29 April 2020 tanaman kangkung sudah ada yang yang memiliki tinggi 30 cm, daun pun tampak hijau segar dengan diameter batang rata-rata 0,5. Pada tanggal 23 atau 20 hari setelah tanaman kangkung memiliki tinggi rata-rata yaitu 20,4 cm, pada 21 hst memiliki 22,24 cm, 22 hst memiliki 23,88 dan hari ini 26 hst memiliki rata-rata tinggi 30,49.   
Sepertinya sebentar lagi kangkung ini bisa dipanen nih karena menurut Bambang 2002, kangkung yang sudah bisa dipanen pada umur 25-30 hari setelah tanam. Tanaman kangkung yang sudah siap panen memiliki ciri-ciri : pertumbuhan tunas-tunasnya telah memanjang sekitar 20-25cm dan semua daun membuka sempurna, pertumbuhan normal dan tampilan yang segar. Panen akan dilakukan dengan mencabut kangkung beserta akarnya lalu dikumpulkan dan dibersihkan.
Untuk jumlah daunnya pun terus bertambah dan tidak ada yang layu. Alhamdulillah. Berikut tabel hasil pengamatan jumlah daun tanaman kangkung tanggal 23-29 April.
Sampel
23
24
25
29
K1
8
9
9
11
K2
8
8
9
10
K3
7
8
8
9
K4
7
7
9
10
K5
6
6
8
10
K6
7
7
8
9
K7
6
6
7
9
K8
8
8
9
10
K9
7
7
8
9
K10
5
6
6
7
Ket :
K1,K2  : Kangkung 1, kangkung 2 dst
23,29    : Tanggal
Dan jika kalian ingin melihat kondisi kangkungnya, ini nih saya berikan dokumentasi tanaman kangkungnya selama seminggu terhitung dari 23 hingga 29 April.
Gambar 1. Tanaman Kangkung Pada Tanggal 23 April
Gambar 2. Tanaman Kangkung Pada Tanggal 24 April
Gambar 3. Tanaman Kangkung Pada Tanggal 25 April
Gambar 4. Tanaman Kangkung Pada Tanggal 28 April
Gambar 5. Tanaman Kangkung Pada Tanggal 29 April





Saljia Raihan Nurdin
1177060071






Daftar Pustaka
Juanda, D,. Bambang, C. 2002. Budidaya dan Analisis Usahatani. Jakarta: Kanisius